Zodia Si Pengusir Nyamuk

 5 Mei 2017

Pagi itu, gedung sujudi kementerian kesehatan Nampak berbeda dari biasanya. Puluhan tanaman berjejer sebegitu rapi di pojokan lobi, di meja juga. Seolah membawa nuansa alam di gedung yang serba beton tersebut. Ialah zodia, tanaman hijau muda berbatang kayu itu mampu mengusir nyamuk.

Dari luar, Nampak menteri Kesehatan Prof. Nila Moeloek bergegas menuju ruang rapat. Belum saja sampai, ia berhenti di sederetan zodia itu. Ia lantas menunjukkan ketertarikannya dengan mengusap daun yang panjangnya sekitar 20 centimeter. 'silakan lanjutkan,' kata Prof. Nila Moeloek kepada penjaga di sana sambil melanjutkan perjalanan menuju ruang rapat, Jumat (5/5).
Selain Prof. Nila Moeloek, banyak juga orang lewat yang tertarik melihat zodia. 'Ini tanaman hias yang dapat menjadi alternatif lain untuk mengusir nyamuk-nyamuk di rumah,' kata pelopor budidaya zodia H.R. Koeswara.

Sejalan dengan Kemenkes untuk eliminasi malaria, Koeswara bersama kelompok tani di Tangerang mendistribusikan zodia kepada masyarakat di sana. Hasilnya mampu mengurangi nyamuk sampai 98% di lingkungan tersebut.

Pun dengan Desa Ngade, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate, Orovinsi Maluku Utara, penggunaan tanaman pengusir nyamuk, zodia di antaranya, dapat menurunkan kasus malaria. Pemanfaatan tanaman tersebut ditargetkan pada akhir Tahun 2017 semua rumah telah dipagari oleh tanaman pengusir nyamuk.

Daun zodia mengandung zat linanool dan a-pinene yang sangat tidak disukai nyamuk. Bentuk dan warna tanaman zodia tidak kalah cantiknya dengan bunga Geranium. Di Papua, tanaman asli Indonesia ini menjadi andalan penduduk untuk mengusir nyamuk.

Selain zodia, ada pula beberapa tanaman lain yang mampu mengusir nyamuk, di antarnya lavender, tapak dara, marygold, sereh, kemangi, dan kecombrang.

Berita ini disiarkan oleh Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat,Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Halo Kemkes melalui nomor hotline (kode lokal) 1500-567,SMS 081281562620, faksimili (021) 5223002, 52921669, dan alamat email kontak[at]kemkes[dot]go[dot]id.

Tags: Kegiatan Kementerian Kesehatan,
Responsive image
Responsive image

5 Prioritas Bidang Kesehatan dalam…

Tema kesehatan menjadi satu dari tiga tema besar…

Responsive image

Rancangan Strategis Kemenkes 2020-2024

Pertemuan Penguatan Program Kesehatan Pusat dan…

Responsive image

Cuci Tangan Pakai Sabun Cegah…

Direktur Kesehatan Keluarga, Kementerian Kesehatan…

Responsive image

Kemenkes Optimalkan PSN Cegah…

Memperingati Asean Dangue Day (ADD) 2017 15…

Responsive image

Pelantikan Jabatan Struktural…

20 Januari 2016   KEPUTUSAN…

Responsive image

Fungsional Adminkes

Leaflet dapat di download di SILAHKAN SOROT…

Responsive image

Fungsional Analis Kebijakan

Leaflet Jabatan Fungsional Analis Kebijakan dapat…

Responsive image

UPDATE DATA CORONA 27 JULI 2020…

UPDATE DATA CORONA 27 JULI 2020 DI INDONESIA…

Responsive image

Presiden: Jadikan Penanganan Covid-19…

Pemerintah berupaya keras untuk mencapai eliminasi…

Responsive image

Presiden Jokowi Bentuk Satu Tim…

Presiden Joko Widodo membentuk dan menugaskan satu…